DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Kementan Perkuat Riset Perkebunan, PKS Lintas Sektor Siap Dongkrak Produktivitas Komoditas Unggulan Lampung Selatan

Diposting     Kamis, 30 Juli 2026 03:07 pm    Oleh    ditjenbun



Jakarta – Kementerian Pertanian terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan perkebunan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan. Dalam rangka mendongkrak produktivitas serta daya saing komoditas perkebunan unggulan di Kawasan Lampung Selatan, Kementerian Pertanian bersama sejumlah kementerian/lembaga, pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), dan perguruan tinggi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengembangan Riset dan Teknologi Tanaman Perkebunan Unggulan Berkelanjutan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Penandatanganan PKS tersebut melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), serta Universitas Indonesia Mandiri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan riset, inovasi, dan penerapan teknologi dalam mendukung pengembangan kawasan perkebunan unggulan di Lampung Selatan.

Melalui kerja sama tersebut, para pihak akan bersinergi dalam pengembangan teknologi budidaya, peningkatan kualitas benih, penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan hasil riset, hingga hilirisasi komoditas perkebunan. Implementasi inovasi di lapangan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, kualitas hasil, dan nilai tambah komoditas sehingga memberikan manfaat nyata bagi pekebun dan perekonomian daerah.

Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Iim Mucharam, yang mewakili Plt. Dirjen Perkebunan mengatakan bahwa tantangan pembangunan subsektor perkebunan ke depan menuntut adanya kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan lembaga penelitian.

Menurutnya, Lampung Selatan memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra komoditas perkebunan nasional yang perlu didukung melalui inovasi berkelanjutan. Karena itu, hasil riset tidak boleh berhenti pada tataran akademis, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan pekebun dan industri.

Penguatan sinergi melalui PKS ini diharapkan mampu mempercepat hilirisasi hasil riset, meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan, memperluas akses pasar, serta mendukung pengembangan Kawasan Lampung Selatan sebagai salah satu pusat pertumbuhan perkebunan unggulan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


Bagikan Artikel Ini