Gaspol Swasembada Gula! Kementan Genjot Bongkar Ratoon Massal di Jatim Kejar Target 2026
Diposting Ahad/Minggu, 24 Mei 2026 06:05 pm
Kediri — Kementerian Pertanian terus mempercepat upaya swasembada gula nasional melalui kegiatan tanam perdana dan tanam serempak tebu Program Bongkar Ratoon Tahun 2026 se-Jawa Timur yang digelar secara hybrid di Desa Ngletih, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jumat (23/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Ali Jamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Bupati Kediri, jajaran PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), pelaku industri gula, dan petani tebu. Pada kesempatan itu dilakukan penanaman diharapkan dapat meningkatan produktivitas dan rendemen tebu nasional.
Program Bongkar Ratoon menjadi strategi pemerintah untuk mengganti tanaman tebu tua dan kurang produktif dengan varietas unggul berpotensi hasil lebih tinggi. Setelah tanam perdana, rombongan juga meninjau kesiapan industri gula di Pabrik Gula Ngadirejo.
Direktur Utama PT SGN Mahmudi menegaskan komitmen pihaknya mendukung percepatan swasembada gula nasional.
“Dengan program bongkar ratoon ini jumlah tebu dan rendemen akan meningkat sehingga petani bisa lebih sejahtera,” ujar Mahmudi.
Plt. Dirjen Perkebunan Ali Jamil menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung pengembangan tebu nasional.
“Kami berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pabrik gula, termasuk swasta, agar target swasembada gula bisa segera tercapai,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis target swasembada gula konsumsi dapat diwujudkan pada 2026.
“Varietas unggul yang ditanam diharapkan mampu meningkatkan produktivitas. Bongkar ratoon harus dilakukan secara masif dengan sinergi semua pihak,” ujar Khofifah.
Khofifah juga berharap pengembangan tebu tahun ini berjalan optimal tanpa gangguan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) maupun hama yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman.
“Semoga tidak ada gangguan hama maupun OPT sehingga hasil produksi tebu bisa maksimal,” tambahnya.
Pada kesempatan berbeda, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah terus memperkuat produksi gula nasional melalui peningkatan produktivitas dan kolaborasi lintas sektor.
“Swasembada gula harus dicapai melalui peningkatan produktivitas dan kolaborasi pemerintah, BUMN, swasta, maupun petani,” tegas Mentan Amran.
Program Bongkar Ratoon Tahun 2026 diharapkan mampu mempercepat peningkatan produksi gula nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan petani tebu.
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN