DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Gebrakan Kementan! 6 Varietas Unggul Baru Siap Meluncur, Perkuat Produktivitas Perkebunan Nasional

Diposting     Jumat, 05 Juni 2026 12:06 pm    Oleh    ditjenbun



Bogor – Kementerian Pertanian kembali menambah amunisi baru untuk mendongkrak produktivitas perkebunan nasional. Melalui Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan Semester I Tahun 2026 yang digelar di Ciawi, Bogor, pemerintah menyetujui pelepasan enam varietas unggul baru yang terdiri atas dua varietas tebu, tiga varietas cengkeh, dan satu varietas aren. varietas yang disetujui untuk dilepas yakni Aren Neera Kendal, Tebu JW01 UMG NX dan SB11 UMG NX, serta Cengkeh Nusa Amahitu 1, Nusa Amahitu 2, dan Nusa Amahitu 3.

Direktur Perbenihan Perkebunan sekaligus Ketua Tim Penilai Varietas (TPV) Tanaman Perkebunan, Ebi Rulianti, mengatakan bahwa pelepasan varietas merupakan bagian penting dari upaya pemerintah menghadirkan benih unggul yang mampu menjawab kebutuhan petani dan industri.

“Setiap varietas yang disetujui telah melalui proses evaluasi yang komprehensif, baik dari aspek keunggulan, stabilitas, maupun potensi pengembangannya. Kami berharap varietas-varietas ini dapat menjadi sumber benih unggul yang mampu meningkatkan produktivitas dan nilai tambah komoditas perkebunan nasional,” ujar Ebi.

Pada kesempatan berbeda, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Ali Jamil menegaskan bahwa penguatan sistem perbenihan menjadi salah satu fokus utama Direktorat Jenderal Perkebunan dalam mendorong transformasi sektor perkebunan. Menurutnya, ketersediaan varietas unggul akan menjadi fondasi bagi peningkatan produktivitas, efisiensi usaha tani, hingga pengembangan hilirisasi komoditas perkebunan.

“Perkebunan yang maju harus ditopang oleh benih unggul yang berkualitas. Karena itu, kami terus mendorong lahirnya varietas-varietas baru yang adaptif, produktif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Inilah salah satu langkah nyata untuk memperkuat daya saing perkebunan Indonesia dari hulu hingga hilir,” kata Ali.

Senada dengan itu, dikesempatan lain, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa peningkatan produksi nasional harus ditopang oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi, termasuk penggunaan benih unggul. Menurut Amran, produktivitas yang tinggi tidak mungkin dicapai tanpa dukungan varietas yang mampu menghasilkan lebih baik dan lebih tahan terhadap berbagai tantangan budidaya.

“Kalau kita ingin meningkatkan produksi secara signifikan, kuncinya ada pada benih unggul, teknologi, dan pendampingan yang kuat. Inovasi harus terus didorong agar pertanian dan perkebunan Indonesia semakin maju, modern, dan mampu menyejahterakan petani,” ujar Amran.

Dengan bertambahnya varietas unggul yang siap dilepas, pemerintah optimistis sektor perkebunan akan semakin produktif dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.


Bagikan Artikel Ini