Lumbung Pangan Baru : Lewat Tanam Padi Gogo, Jadikan Landak Tonggak Swasembada
Diposting Senin, 25 Agustus 2025 08:08 am
Landak – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus mendorong peningkatan produksi pangan nasional melalui pengembangan padi gogo. Upaya ini ditandai dengan kegiatan Tanam Perdana Padi Gogo pada Kelompok Tani Terpadu di Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, menggunakan varietas Inpago 13 bantuan Kementan dengan luas tanam mencapai 40 hektare.
Acara ini dihadiri Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Baginda Siagian yang hadir mewakili Plt. Dirjen Perkebunan, bersama Bupati Landak Karolin Margret Natasa, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Landak.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengembangan padi gogo merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. “Bapak Presiden memberikan arahan agar kita meningkatkan kesejahteraan petani melalui dukungan penuh seperti pupuk, subsidi benih, hingga fasilitas kredit yang bisa diakses kapan saja. Program padi gogo ini menjadi salah satu solusi nyata dalam menghadapi tantangan pangan dan mewujudkan swasembada 2025,” ungkap Mentan Amran.
Pada kesempatan berbeda, Plt. Dirjen Perkebunan Abdul Roni menyampaikan bahwa padi gogo dipilih karena dapat tumbuh baik di lahan kering, lebih hemat air, serta memiliki potensi besar meningkatkan pendapatan petani di tengah fluktuasi harga komoditas perkebunan. “Kalimantan Barat memiliki potensi lahan luas yang sangat cocok untuk padi gogo. Dengan dukungan benih bersertifikat, pestisida, dan herbisida dari pemerintah, kami optimis program ini bisa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Landak,” tegas Roni.
Mewakili Plt. Dirjen Perkebunan, Baginda menyampaikan bahwa bantuan benih padi gogo yang disalurkan diharapkan dapat dikelola dengan baik oleh petani.
“Kami berharap bantuan benih padi gogo ini dapat dirawat secara optimal sehingga menghasilkan panen sesuai harapan. Penanaman padi gogo di Landak juga diharapkan tidak hanya mencukupi kebutuhan konsumsi rumah tangga petani, tetapi juga mampu menyumbangkan stok beras bagi ketahanan pangan nasional,” jelas Baginda (22/08/25).
Sementara itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas dukungan nyata yang diberikan kepada masyarakat Landak.
“Atas nama masyarakat Kabupaten Landak, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas bantuan padi gogo yang diberikan. Tradisi bertani masyarakat di sini masih banyak dilakukan secara turun-temurun, sehingga pendampingan teknis dan bimbingan dari pemerintah sangat dibutuhkan agar produksi dan hasil panen semakin meningkat,” ungkap Karolin.
Lebih lanjut, Karolin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Landak bersama masyarakat untuk mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Dengan adanya penanaman perdana padi gogo ini, Kabupaten Landak diharapkan dapat tumbuh menjadi salah satu lumbung pangan baru di Kalimantan Barat yang berkontribusi nyata terhadap ketersediaan pangan nasional.
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN