DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Kementan Gelar Tanam Perdana Bongkar Ratoon Tebu di Sukoharjo: Penguatan Produksi Menuju Swasembada Gula Nasional

Diposting     Sabtu, 22 November 2025 09:11 am    Oleh    ditjenbun



Sukoharjo – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan melaksanakan Tanam Perdana Bongkar Ratoon Tebu di Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, pada Jumat (21/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tebu, sekaligus mendukung pencapaian target swasembada gula secara berkelanjutan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, menyampaikan bahwa bongkar ratoon merupakan langkah teknis yang memiliki peran penting dalam peremajaan tanaman tebu. Program ini, menurutnya, menjadi fondasi untuk memperbaiki produktivitas di tingkat pekebun. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program bergantung pada sinergi dan konsistensi seluruh pihak di lapangan.

“Kegiatan bongkar ratoon ini merupakan instrumen penting dalam meningkatkan produktivitas tebu nasional. Dengan peremajaan tanaman yang terukur dan penggunaan varietas unggul, kita memastikan bahwa peningkatan produksi dapat dicapai secara berkelanjutan,” ujar Heru.

Lebih lanjut ia menekankan pentingnya percepatan pendataan CPCL dan distribusi benih. “Kami mengajak pemerintah daerah, penyuluh, pabrik gula, dan kelompok tani untuk memperkuat koordinasi sehingga seluruh target dapat terpenuhi sesuai waktu yang ditetapkan. Dengan dukungan bersama, Kabupaten Sukoharjo dapat menjadi contoh penerapan program bongkar ratoon yang efektif di Jawa Tengah,” imbuhnya.

Pada tahun 2025, Kementerian Pertanian mengalokasikan pengembangan kawasan tebu nasional seluas 100.453 hektare, yang terdiri dari 5.528 hektare perluasan dan 94.925 hektare bongkar ratoon. Program ini akan berlanjut pada tahun 2026 dengan tambahan alokasi seluas 99.547 hektare. Di Provinsi Jawa Tengah, alokasi pengembangan tahun 2025 mencapai 12.076 hektare, dengan Kabupaten Sukoharjo mendapatkan target bongkar ratoon seluas 174 hektare. Hingga 19 November, Sukoharjo telah mencapai 166,37 hektare CPCL atau 95,61 persen, sementara distribusi benih tercatat 23 hektare.

Kegiatan tanam perdana ini melibatkan Kelompok Tani Joyo Tani dan menggunakan varietas unggulan Bululawang (BL) yang memiliki potensi hasil hingga 94,3 ton per hektare dengan rendemen hingga 7,51 persen.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa pengembangan tebu melalui kegiatan bongkar ratoon memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi petani. “Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mendukung penuh program bongkar ratoon yang dilaksanakan Kementerian Pertanian. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas tebu, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan petani kami. Kami siap bersinergi dan memastikan seluruh proses pendampingan di lapangan berjalan optimal,” ujar Etik.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dalam pernyataan resminya juga menegaskan bahwa program pengembangan tebu merupakan salah satu prioritas utama pemerintah untuk memperkuat kapasitas produksi nasional. Beliau menyampaikan bahwa Indonesia harus bergerak cepat agar tidak terus bergantung pada impor gula. “Program bongkar ratoon dan perluasan tebu adalah langkah fundamental yang harus dilakukan secara konsisten di seluruh daerah sentra tebu. Dengan kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, petani, dan industri gula, kita optimis dapat mewujudkan swasembada gula,” tegas Menteri Pertanian.

Pelaksanaan Tanam Perdana Bongkar Ratoon Tebu di Sukoharjo diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi tebu, penguatan kemitraan antara petani dan pabrik gula, serta peningkatan kesejahteraan pekebun. Kementerian Pertanian akan terus memastikan ketersediaan benih unggul, pendampingan teknis, serta dukungan kelembagaan agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan berkelanjutan di seluruh wilayah pengembangan tebu nasional.


Bagikan Artikel Ini