DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Bongkar Ratoon Tebu di Sleman, Kementan Targetkan Produktivitas dan Kemitraan Petani Meningkat

Diposting     Selasa, 02 Desember 2025 09:12 am    Oleh    ditjenbun



Sleman — Upaya percepatan swasembada gula nasional terus dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan. Maraton kegiatan tanam perdana bongkar ratoon tebu kini berlanjut ke Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) (29/11/25).

Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, menegaskan bahwa program pengembangan tebu di DIY pada tahun 2025 mendapat alokasi seluas 250 hektare, seluruhnya untuk kegiatan bongkar ratoon, yang tersebar di Kabupaten Bantul dan Sleman.

Heru juga menekankan pentingnya percepatan pendataan Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) serta penguatan konsolidasi di lapangan. “Kita perlu melakukan percepatan, terutama dalam pengumpulan data CPCL. Saya mengajak seluruh instansi terkait—Dinas, UPTD, penyuluh, pemerintah kecamatan dan desa, hingga para mitra—untuk mendukung percepatan ini agar Sleman dapat memenuhi target yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Ia berharap pelaksanaan bongkar ratoon tebu di Sleman dapat memulihkan produktivitas tebu, sekaligus mendorong kemitraan petani dengan PT. Madubaru (PG PS Madukismo). “Dengan produktivitas yang semakin baik, kita berharap upaya ini dapat berdampak langsung pada peningkatan produksi gula ke depan,” pungkas Heru.

Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto. menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program strategis ini. “Kami mendukung program ini dan siap berkolaborasi dalam upaya meningkatkan produksi tebu di Sleman,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari sektor industri gula. Direktur PT. Madubaru (PG PS Madukismo), Budi Hidayat menyatakan harapannya terhadap kebangkitan komoditas tebu di wilayah DIY. “Kami berharap masa kejayaan tebu dapat kembali. Dengan kolaborasi yang baik antara petani, pemerintah, dan industri, produktivitas bisa terus meningkat,” ucapnya.

Zaiman, petani tebu turut menyampaikan apresiasi terhadap bantuan yang diberikan pemerintah. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Kementerian Pertanian. Semoga dengan program ini, produksi tebu semakin meningkat dan swasembada gula bisa tercapai secepatnya,” ungkapnya.


Bagikan Artikel Ini