DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN
KEMENTERIAN PERTANIAN

Bongkar Ratoon Kudus, Langkah Besar Kementan: Swasembada Gula, Ekonomi Desa Melaju

Diposting     Selasa, 02 Desember 2025 09:12 am    Oleh    ditjenbun



Kudus — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus memperkuat langkah percepatan swasembada gula nasional melalui pelaksanaan Tanam Bersama Bongkar Ratoon Tebu di Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis peningkatan produksi dan produktivitas tebu tahun 2025.

Sesditjen Perkebunan, Heru Tri Widarto, menyampaikan bahwa pengembangan kawasan tebu menjadi agenda prioritas dalam upaya memenuhi target swasembada gula konsumsi. “Pemerintah memberikan dukungan berupa benih unggul serta padat karya HOK untuk membantu peningkatan produktivitas petani,” jelasnya (27/11/2025).

Heru berharap dengan adanya peogram ini dapat memenuhi kebutuhan gula nasional secara keseluruhan, khususnya untuk gula konsumsi, meningkatkan kesejahteraan pekebun, produsen, dan memperluas kesempatan kerja serta peluang berusaha di kawasan perdesaan, sehingga secara nyata berdampak positif terhadap pemberantasan kemiskinan.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, turut mengapresiasi dukungan Kementan. Ia menyebutkan bahwa masyarakat dapat juga turut berpartisipasi mewujudkan swasembada gula komsumsi dengan mengonsumsi gula secara wajar.

Menurut Bupati, bantuan pemerintah pusat berupa benih tebu dan dukungan bongkar ratoon diharapkan semakin meningkatkan kapasitas dan motivasi petani tebu di Kudus. “Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan optimal dan memberi dampak nyata bagi peningkatan produksi serta kesejahteraan petani,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa program percepatan swasembada gula merupakan salah satu fokus utama Kementan dalam memenuhi kebutuhan gula nasional. “Kita harus memastikan pasokan gula nasional tersedia secara mandiri dan berkelanjutan. Dukungan kepada petani tebu melalui benih unggul, perluasan areal, dan perbaikan produktivitas merupakan langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Kementan menegaskan bahwa program bongkar ratoon dan perluasan areal tanam merupakan strategi untuk memperkuat pasokan gula nasional, meningkatkan efisiensi budidaya, membuka lebih banyak kesempatan kerja, serta menggerakkan ekonomi perdesaan. Melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, petani, pabrik gula, dan seluruh pemangku kepentingan, Kementan optimistis target swasembada gula konsumsi dapat dicapai sesuai rencana.


Bagikan Artikel Ini