KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

Terbukti Bertahan, Kementan Makin Genjot Komoditas Perkebunan

Diposting     Minggu, 14 November 2021 10:11 am    Oleh    ditjenbun



JAKARTA – Menteri Pertanian mengapresiasi upaya dan kinerja Ditjen Perkebunan, karena selama 2 (dua) tahun pandemi Covid-19 seluruh sektor melemah, kecuali pertanian Indonesia termasuk perkebunan terbukti bertahan.

“Perkebunan merupakan masa depan, kedepannya perkebunan yang menentukan, setelah ketahanan pangan terwujud. Presiden mengapresiasi capaian dan kinerja Kementerian Pertanian di masa pandemi ini. Ekspor pertanian naik karena adanya kontribusi perkebunan juga, dalam kondisi pandemi covid-19 ini perkebunan turut mengangkat perekonomian nasional. PDB pertanian mengalami kenaikan dibandingkan sektor lain,” demikian disampaikan Syahrul Yasin Limpo, Mentari Pertanian, saat memberikan arahan kepada jajaran lingkup Ditjen Perkebunan, di Ruang Rapat Lantai I Ditjen Perkebunan Kanpus Kementerian Pertanian (12/11/2021).

Mentan meminta jajaran Ditjen Perkebunan agar segera melakukan evaluasi kegiatan/program yang telah dilaksanakan selama tahun 2021, dan mengidentifikasi serta memetakan program dan komoditas prioritas utama guna perencanaan kegiatan/program tahun 2022 agar kedepannya lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Kalau ingin menguasai pasar dunia harus bisa mempersiapkan ketersediaan stok sehingga dapat memenuhi kebutuhan. Untuk itu harus dirancang dengan sebaik-baiknya. Tahun depan perkebunan harus bisa lebih baik lagi dibandingkan tahun sebelumnya, semakin baik, harmonis, dan kompak, karena komoditas perkebunan sebagai penopang perekonomian nasional,” ujarnya.

Mentan menambahkan, Tonjolkan komoditas unggulan perkebunan dengan dikemas semenarik mungkin seperti pinang, pala, sagu dan lainnya, hasil olahan komoditas perkebunan beraneka ragam, seperti mie sagu, tepung sagu, gula jagung dan lain-lain. Saya berharap kopi dan kakao Indonesia semakin dikenal dipasar dunia, setiap warung atau café ada kopi atau cokelat Indonesia.

Tahun depan kekuatan pertanian tak hanya di tanaman pangan saja tetapi juga perkebunan, Mentan meminta agar jajaran lingkup Ditjen Perkebunan dapat lebih memperkuat dan meningkatkan kembali upaya, strategi, inovasi dan kreativitasnya sehingga komoditas perkebunan Indonesia semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar global.

“Kedepannya harus lebih baik lagi, tingkatkan kinerja, kreativitas dan inovasi dalam pelaksanaan kegiatan perkebunan, karena ini sebagai bentuk pengabdian dan ibadah kepada petani, masyarakat termasuk keluarga, cintai dirimu, cintai pekerjaanmu, perkebunan buat sesuatu, beri kontribusi untuk bangsa ini dan hidup bermakna,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ali Jamil, Plt Direktur Jenderal Perkebunan, menyampaikan bahwa, Diharapkan realisasi kegiatan dapat mencapai 95 % pada bulan November-Desember ini. Untuk itu perlunya percepatan realisasi kegiatan lingkup Ditjen Perkebunan dan langkah strategis yang tepat guna peningkatan pelaksanaan program maupun kinerja atau kegiatan perkebunan kedepan, baik diskusi dengan pakar untuk evaluasi, studi kesesuaian lahan, koordinasi dengan pihak terkait perkebunan dan langkah strategis lainnya, hal ini perlu dilakukan demi kelancaran pelaksanaan pengembangan perkebunan yang lebih baik lagi.


Bagikan Artikel Ini  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *