karet kakao sawit kelapa cengkeh lada teh kopi mete nilam tebu

Sekilas Info

  •   Ditjenbun Berpartisipasi dalam Acara Agrivaganza 2019
  •   Kepmentan No 141 Tahun 2019 Jenis Komoditas Binaan
  •   Permentan No. 5 Tahun 2018 Tentang Pembukaan, pengolahan lahan tanpa membakar
Launcing Aplikasi Layanan SiBenMepetIma.
shadow

Ambon – Launcing Aplikasi Layanan SiBenMepetIma dilaksanakan pada hari Senin tanggal 29 April 2019 di kantor Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) sebelum acara Launcing, Direktur Jenderal Perkebunan Dr. Kasdi Subagyono, M.Sc. mengunjungi Laboratorium proteksi dan Laboratorium benih. Dalam kunjungannya yang didampingi oleh Direktur Perlindungan Perkebunan Kepala BBPPTP Surabaya, Kepala BBPPTP Medan beserta rombongan dan diterima langsung oleh Kepala BBPPTP Ambon beserta pejabat struktural dan pegawai. Direktur Jenderal Perkebunan mengunjungi dan melihat langsung kegiatan di Laboratorium Proteksi dan Laboratorium benih. Beliau berpesan untuk terus meningkatkan pelayanan pada pengujian APH, Aflatoksin dan pengujian mutu benih.

Launcing Aplikasi Layanan SiBenMepetIma dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Perkebunan. Hadir dalam kegiatan ini adalah Direktur Perlindungan Perkebunan, Kepala BBPPTP Surabaya, Kepala BBPPTP Medan, Karantina Ambon, BPTP Maluku, Media RRI Ambon, Kelompok Petani organik provinsi Maluku, serta sebagai tuan rumah Kepala BBPPTP Ambon, pejabat struktural, dan seluruh pegawai BBPPTP Ambon. Dalam kegiatan ini ditampilkan tarian dan icon Si Ben dan Si Ima dalam bentuk boneka yang mirip dengan buah pala dan buah cengkih. Direktur Jenderal Perkebunan dalam sambutannnya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dengan adanya aplikasi layanan ini, pelayanan kepada petani dan masyarakat dapat ditingkatkan.

Rangkaian acara Launcing Aplikasi Layanan Si Ben dan Si Ima dilanjutkan dengan Talk Show Kalesang Negeri yang disiarkan langsung oleh RRI Ambon dengan tema “Mengembalikan Kejayaan Rempah Indonesia” (Pemberdayaan Petani Pala Organik). Acara ini dilaksanakan di Gasebo BBPPTP Ambon. Narasumber acara ini adalah Direktur Jenderal Perkebunan dan Direktur Perlindungan Perkebunan yang dihadiri oleh kelompok petani organik di Provinsi Maluku. Direktur Jenderal Perkebunan dalam pemaparannya untuk tetap berkomitmen mengembalikan kejayaan rempah Indonesia khususnya di Kepulauan Maluku yang memiliki sejarah panjang perjalanan rempah di Indonesia. Beliau juga berpesan untuk meningkatkan pelayanan kepada petani dalam pengujian aflatoksin, pengujian APH, pengendalian hama penyakit, pengujian mutu benih, sertifikasi sumber benih dan sertifikasi benih. Kelompok tani yang sudah mendapatkan sertifikat organik berharap produk pala dan cengkih organik yang mereka hasilkan dapat diperhatikan dengan diekspor langsung dari Ambon ke luar negeri supaya harga produk mereka bisa tinggi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup petani.