karet kakao sawit kelapa cengkeh lada teh kopi mete nilam tebu

Sekilas Info

  •   Permentan Nomor 23 Tahun 2019 Rekomendasi Teknis Impor Tembakau
  •   Kepmentan No 141 Tahun 2019 Jenis Komoditas Binaan
  •   Permentan No. 5 Tahun 2018 Tentang Pembukaan, pengolahan lahan tanpa membakar
KEMENTAN : Sistem Informasi Pemasaran Solusi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan.
shadow

SOLO - Sistem Informasi Pemasaran merupakan salah satu upaya dalam rangka mendukung kebijakan Pemasaran pada Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan. Tingginya kebutuhan dan tuntutan akan informasi pasar yang meliputi harga, produksi dan jumlah permintaan produk oleh pelaku agribisnis mulai dari tingkat petani sampai konsumen secara cepat, tepat, akurat, lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan membutuhkan sistem jaringan informasi pasar yang memadai. Pentingnya informasi pasar khususnya harga komoditi unggulan, menuntut pemerintah pusat dan daerah bekerja keras untuk membangun jaringan informasi pasar melalui PIP (Pelayanan Informasi Pasar), harapannya apabila petani memiliki masalah tentang pemasaran hasil pertanian diharapkan APHP dapat membantu memberikan solusi terkait pemasaran hasil perkebunan.

Memasuki era 4.0 kini ada beberapa aplikasi pendukung untuk melaksanakan kegiatan pemasaran, salah satunya adalah aplikasi Fintek (Finance Teknologi) dan Desa apps yang di dalamnya terdapat fitur digital marketing dan penyuluhan digital. Dengan adanya komunitas APHP dapat membantu permasalahan pertanian dalam pemasaran produknya juga perlu adanya format regulasi yg tepat, sistem yang harus dibangun dengan baik, profit margin yang harus sama-sama disepakati, dan peningkatan efisiensi.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa petugas PIP memiliki andil dalam menyediakan informasi pasar dan informasi harga yang memiliki fungsi dalam rangka pengendalian inflasi, stok dan rantai pasok. Sehingga secara tidak langsung, petugas PIP ikut andil dalam mengendalikan inflasi.

Petugas PIP (Pelayanan Informasi Pasar) berperan dalam pengambilan kebijakan untuk komoditas-komoditas strategis perkebunan juga berperan penting dalam meningkatkan posisi tawar pekebun, transparansi harga, bahan pengambilan kebijakan. Kedepan perlu terus dikembangkan perannya sesuai kemajuan TI seperti penggunaan platform digital marketing bagi pekebun untuk memperpendek rantai pemasaran. Petugas PIP merupakan garda depan dalam membagun perkebunan indonesia melalui sektor pemasaran kata Direktur PPH Perkebunan Kementan Ir. Dedi Junaedi. M.Sc.

Pada kegiatan rapat koordinasi petugas PIP ini dihadiri pula narasumber Dr. Jamhari,SP.,MP dari Dekan Fakultas Pertanian UGM dan APHP Madya BKP Kementan Ir. Dewi Novia Tarwyati, M.Si.